JATI- Interna UI Juli 2009

Monday, November 03, 2014

Rasa syukur kpdMu ya Allah

Ya Allah..segala puji syukur hanya pdMu.. hanya kpdmu kami menyembah..hanya kpdmu kami mohon pertolongan... mudahkanlah segala urusan kami..
Rasa syukur kami panjatkan kpdMu atas segala nikmat yg telah Engkau berikan kpd kami...

Tuesday, November 26, 2013

Are We in a Medical Education Bubble Market? - Indonesia perspective-

Tulisan ini saya buat, setelah saya mengalami sendiri pendidikan spesialis (PPDS), dan merasakan dan mendengar cerita teman2 saya yang sama-sama sekolah di bagian lain.. Sebelumnya tulisan ini terinspirasi tulisan artikel di NEJM : David A. Asch, M.D., M.B.A., Sean Nicholson, Ph.D., and Marko Vujicic, Ph.D.N Engl J Med 2013; 369:1973-1975November 21, 2013 Gelembung ekonomi (economic bubble), gelembung spekulatif, atau gelembung keuangan adalah "perdagangan dalam volume besar dengan harga yang sangat berbeda dengan nilai intrinsiknya".(Dalam kata lain: memperdagangkan produk atau aset dengan harga yang lebih tinggi daripada nilai fundamentalnya.) Gelembung (bubble) digunakan untuk mendeskripsikan harga pasar yang berisi udara dan suatu saat siap meletus. Pasar mencapai bubble didorong oleh spekulasi yang berlebihan. Harga-harga mengalami kenaikan yang dramatis tanpa dukungan dari fundamentalnya yang proporsional. Harga yang membumbung tinggi mencapai puncaknya dan kemudian berbalik arah mengalami kejatuhan secara cepat dan mendadak. Pada periode kejatuhan terjadi perubahan psikologi investor, mereka menjadi panik, putus asa dan ketakutan yang menyebar seperti virus yang menggerogoti investor dalam mengambil keputusan investasi.

Di dalam dunia pendidikan kedokteran.. masuk S1 kedokteran aja ada yg sumbangan ratusan juta rupiah... spp pendidikan yg mahal (terutama pd FK univ swasta dan Fk univ negri tp kelas ekstensi atau kelas internasional). Terkadang nilai sumbangan yg td rasional... mgkn krn profesi dokter dibandang prestige tinggi.. nanti bs kaya dll(padahal utk dokter umum gaJi cm berapa..utk mencapai BEP atau balik modal..saya kira susah). Klo kita menilai secara ekonomi..maka apa yg tjd di dunia pendidikan kedokteran ini sudah seperti economic buble.. sumbangan mahal tdk rasional...akan ada saatnya nanti dunia pendidikan dgn sumbangan yg mahal ini akan disadari masyarakat...krn memang tdk rasional..

Di dunia pendidikan spesialis..ada center2 tertentu dan prog studi tertentu yg menarif sumbangan yg mahal dan tdk rasional.. yg memang prodi2 ini biasanya obsgyn atau bedah yg diperkirakan memang nanti penghasilan tinggi saat bekerja... (ada jg prodi lain spt kulit,dll). Jika dunia pendidikan kedokteran spt ini..efeknya adalah klo sudah lulus yg tjd adalah ingin balik modal..ingin cepat BEP.. apa yg tjd ini efek langsungnya adalah kualitas pelayanan yg dirugikan..biaya kesehatan yg mahal.. pd akhirnya yg ditakutkan adalah tdk sesuainya tindakan medis atau pengobatan sesuai guideline atau standar prosedur.. bs tjd malpraktek dll.. (semoga ini tdk terjadi).

Wajar jika ada dokter yg tdk setuju BPJS dgn tarif murah.. krn memang apa yg mereka keluarkan saat pendidikan tdk murah..masak skrg mau digaji murah.. jd klo pemerintah ingin kesehatan murah..jaminan kesehatan nasional terjangkau..tolong beresin dulu sistem pendidikan..berikan subsidi..shg pendidikan kedokteran ditanggung pemerrintah dan murah... selama pendidikan masih mahal..ya nggak bs klop dan cocok...

Saya memprediksi suatu saat economic bubble dlm dunia pendidikan kedokteran akan tjd... dimana ada suatu saat masyarakat sadar sumbangan yg mahal dlm pendidikan kedokteran yg tdk rasional..tdk sebanding dgn penghasilan yg didpt kelak..jd ada suatu saat nanti org menghindari mjd profesi dokter.. spt yg tjd di USA dimana org banyK yg g mau jd dokter...shg dokter imigran yg byk ada disana..

Sekian terima kasih
-dr.jati,Sp.PD-

Monday, August 27, 2012

Bismillah....mudahkanlah hari ini ya Alloh

Kesedihan menutupi semangat, tekanan memenuhi pikiran, antara rasa sayang dan cita-cita semoga semua dimudahkan

Kuat hati

Masalah datang dan pergi menemani manusia, kesedihan dan kegembiraan datang silih berganti. Manusia wajib berusaha yang terbaik.. Ada yang berpendapat uang adalah segalanya. Apakah itu benar?? Memang segalNya membutuhkan uang... Namun uang yang banyak juga bukan jaminan bahagia... Tuntutan ekonomi membuat orang berlomba lomba mendapatkan sebanyak mgkn uang... (siapa yang menuntut, masak ekonomi menuntut?? Heeee... Sbnrnya yg menuntut adalah hawa nafsu yg menguasai manusia, betul tdk?) Hati harus kuat..harus kuat hati..kuat dan teguh di jalanNya... Ya Allah bimbinglah hamba ke jalanmu yang lurus dan kuatkan hati hamba...lindungi dan kuatkan hati keluarga kami...limpahkanlah rezeki yang halal kepada kami

Thursday, January 26, 2012

Berilah kami kemudahan Ya Alloh

Ya Alloh berilah kami kemudahan serta ketabahan hati ya Alloh...karuniakankah kesehatan pd kami.. Berikanlah kesembuhan pd putra kami tersayang ya Alloh..

Saturday, October 15, 2011

Capek...sedih..semuanya bercampur menjadi satu...

:(

Wednesday, September 21, 2011

Stenting versus Aggressive Medical Therapy for Intracranial Arterial Stenosis - catatan bagi neuro intervensi-

Catatan bagi neuro intervensi, ternyata resiko stroke post angioplasty dan stenting stenosis arteri intrakranial tinggi... Simak jurnal berikut ini...

Stenting versus Aggressive Medical Therapy for Intracranial Arterial Stenosis
SAMMPRIS Trial Investigators*

The authors' affiliations are listed in the Ap-pendix. Address reprint requests to Dr. Chi-mowitz at the Medical University of South Carolina Stroke Program, 19 Hagood Ave., Harborview Office Tower, Suite 501, Charles-ton, SC 29425, or at mchimow@musc.edu.

*The investigators in the Stenting and Aggressive Medical Management for Pre-venting Recurrent Stroke in Intracranial Stenosis (SAMMPRIS) trial are listed in the Supplementary Appendix, available at NEJM.org.

This article (10.1056/NEJMoa1105335) was published on September 7, 2011, at NEJM .org.

N Engl J Med 2011;365:993-1003. Copyright © 2011

A bs tr ac t

Background Atherosclerotic intracranial arterial stenosis is an important cause of stroke that is increasingly being treated with percutaneous transluminal angioplasty and stenting (PTAS) to prevent recurrent stroke. However, PTAS has not been compared with medi-cal management in a randomized trial.

Methods We randomly assigned patients who had a recent transient ischemic attack or stroke attributed to stenosis of 70 to 99% of the diameter of a major intracranial artery to aggressive medical management alone or aggressive medical management plus PTAS with the use of the Wingspan stent system. The primary end point was stroke or death within 30 days after enrollment or after a revascularization procedure for the qualifying lesion during the follow-up period or stroke in the territory of the quali-fying artery beyond 30 days.

Results Enrollment was stopped after 451 patients underwent randomization, because the 30-day rate of stroke or death was 14.7% in the PTAS group (nonfatal stroke, 12.5%; fatal stroke, 2.2%) and 5.8% in the medical-management group (nonfatal stroke, 5.3%; non–stroke-related death, 0.4%) (P = 0.002). Beyond 30 days, stroke in the same ter-ritory occurred in 13 patients in each group. Currently, the mean duration of follow-up, which is ongoing, is 11.9 months. The probability of the occurrence of a primary end-point event over time differed significantly between the two treatment groups (P = 0.009), with 1-year rates of the primary end point of 20.0% in the PTAS group and 12.2% in the medical-management group.

Conclusions In patients with intracranial arterial stenosis, aggressive medical management was superior to PTAS with the use of the Wingspan stent system, both because the risk of early stroke after PTAS was high and because the risk of stroke with aggressive medical therapy alone was lower than expected. (Funded by the National Institute of Neurological Disorders and Stroke and others; SAMMPRIS ClinicalTrials.gov num-ber, NCT00576693.)

Monday, July 18, 2011

Pulang malem..pulang pagi...



Dari tempat ini kami biasa pulang malam..atau bahkan pagi... Spt hr ini saya pulang malem... Dulu pun malah pernah pulang dini hari....

Perjuangan hidup....perjuangan hidup.....semangaaaaaaat :)

Sunday, July 17, 2011

Jangan menyerah!!!!!

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah 
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa

Sunday, April 03, 2011

Quote of this day

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang diidamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan.

Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu,tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri